• Latest
  • Trending
  • All
  • Curhat
  • Komputer
  • Chord Lagu
  • Pengetahuan / Materi Sekolah
  • Puisi
  • Jepang/Korea/Mandarin
  • Lyric Lagu
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Tips dan Trik
  • Tak Berkategori
  • Biografi
  • Arsenal
  • Kaliki Band
  • Games PC
  • Avril Lavigne
  • PERSIB BANDUNG
  • Peterpan
  • Software Handphone
  • Tutorial Coding
  • Sony Ericsson

Ketika Cinta Datang Tak Terduga

1 tahun ago
Aku yang Tak Pernah Beruntung

Aku yang Tak Pernah Beruntung

10 bulan ago
Fase yang Tak Bernama

Fase yang Tak Bernama

10 bulan ago
doa spesial untukmu di malam lailatul qadar

Selamat Tinggal Ramadan: Doa Di Malam Lailatul Qadar

11 bulan ago
Secangkir Kopi dan Harapan yang Diam

Secangkir Kopi dan Harapan yang Diam

11 bulan ago
Sendiri di Antara Keramaian

Sendiri di Antara Keramaian

11 bulan ago
Selasa, Februari 10, 2026
BUKAN SINCHAN
  • Beranda
  • Story
  • Chord Lagu
  • Tips dan Trik
  • Teknologi
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Software Handphone
    • Sony Ericsson
      • C902
      • J108 Cedar
      • J20 Hazel
      • J10 Elm
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Story
  • Chord Lagu
  • Tips dan Trik
  • Teknologi
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Software Handphone
    • Sony Ericsson
      • C902
      • J108 Cedar
      • J20 Hazel
      • J10 Elm
No Result
View All Result
Bukan Sinchan
No Result
View All Result

Ketika Cinta Datang Tak Terduga

by Rinaldy Virgiawan S
16 November 2024 - Updated on 28 Desember 2024
in Tak Berkategori
A A
0

Beranda » Tak Berkategori » Ketika Cinta Datang Tak Terduga

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hanya di sini gue merasa bisa bercerita dengan nyaman dan tenang. Buat yang baca post ini, terima kasih ya, haha.

Sebagai manusia pada umumnya, salah satu tujuan hidup yang sering kita kejar adalah menikah. Dalam Islam, menikah bahkan dianggap menyempurnakan separuh agama. Tapi, seiring bertambahnya usia, desakan dari keluarga dan lingkungan soal “Kapan nikah?” jadi semakin sering terdengar. Waktu gue umur 23 tahun, gue nggak nyangka pertanyaan itu mulai ditujukan ke gue. Rasanya nggak percaya juga sih, haha.

Temen-temen gue, terutama yang seumuran, banyak yang sudah menikah, bahkan hanya setahun setelah lulus kuliah. Tapi gue orangnya realistis. Pikiran gue waktu itu, “Ya kerja dulu lah, semuanya juga butuh duit.” Gue percaya kok, rezeki sudah diatur Tuhan, dan setelah menikah, banyak pintu rezeki akan terbuka. Tapi tetap, gue merasa waktu itu lebih baik fokus kerja dulu, menikmati prosesnya, dan mensyukuri apa yang ada. Target gue? Nikah di usia 27 atau 28 tahun.

Waktu berlalu dengan cepat. Dalam setahun terakhir, ada beberapa cewek yang sempat dekat sama gue. Tapi entah kenapa, selalu ada halangan yang bikin kami nggak berjodoh—entah karena visi misi yang beda, atau masalah keluarga. Jujur, gue capek banget. Rasanya gue mulai berpikir, “Mungkin gue butuh waktu untuk diri gue sendiri dulu.”

Nggak lama setelah gue memutuskan buat nggak mikirin jodoh dulu, sepupu gue, Teteh, ngenalin gue ke temennya. Awalnya gue nggak begitu tertarik. Teteh udah dua kali ngenalin gue ke temennya, dan yang pertama nggak cocok. Tapi gue tetap berterima kasih banget sama Teteh. Dia perhatian sama gue, dan gue nggak bisa bilang nggak. Akhirnya, gue nurut, coba dekat dulu. Siapa tahu ini jalannya.

Pertama kali komunikasi sama dia, gue langsung punya kesan yang bagus. Orangnya seru, talkative, dan ngobrolnya enak. Nggak kayak wawancara, semuanya ngalir. Rasanya kayak… jatuh cinta pertama kali. Gue nggak bisa jelasinnya, tapi gue yakin kalian paham. Pokoknya setiap chat sama dia, gue selalu merasa bahagia, walaupun saat itu kami belum pernah ketemu.

Sampai akhirnya kami sepakat untuk bertemu. Saat pertama kali ketemu, perasaan gue makin yakin. Gue senang banget ngobrol sama dia, meskipun waktu itu nggak bisa lama karena dia sibuk. Setelah pertemuan itu, gue merasa seperti jatuh cinta pada pandangan pertama. Semua pengalaman buruk gue sebelumnya seperti menghilang. Dia membawa warna baru ke hidup gue.

Sekarang, gue masih dekat sama dia. Semoga hubungan ini terus berjalan baik, dan semoga kami berjodoh. Doain ya semuanya.

Kau datang tak kuduga, beri aku tawa
Bahagia hariku, kau buat sempurna
Mungkin kita bisa berjalan bersama
Tunggu sejenak, ini belum saatnya

Lirik lagu ini benar-benar menggambarkan perasaan gue. Semoga cerita ini sampai ke yang harus mendengarnya wkwkw

Previous Post

My Love Story Part #14 | Di Persimpangan Hati

Next Post

Cerita Cintaku (2024)

Related Posts

Tak Berkategori

Kata Kata romantis Terbaru

by Rinaldy Virgiawan S
14 tahun ago
116
Tak Berkategori

Kata Kata Bijak

by Rinaldy Virgiawan S
14 tahun ago
74
Load More
Next Post
Cerita Cintaku (2024)

Cerita Cintaku (2024)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Arsip

Pos-pos Terbaru

  • Aku yang Tak Pernah Beruntung
  • Fase yang Tak Bernama
  • Selamat Tinggal Ramadan: Doa Di Malam Lailatul Qadar
  • Secangkir Kopi dan Harapan yang Diam
  • Sendiri di Antara Keramaian

Kategori

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Terms and Conditions
Bukan Sinchan

Copyright © 2020 Rinaldy Virgiawan S

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Story
  • Chord Lagu
  • Tips dan Trik
  • Teknologi
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Software Handphone
    • Sony Ericsson
      • C902
      • J108 Cedar
      • J20 Hazel
      • J10 Elm

Copyright © 2020 Rinaldy Virgiawan S