• Latest
  • Trending
  • All
  • Curhat
  • Komputer
  • Chord Lagu
  • Pengetahuan / Materi Sekolah
  • Puisi
  • Jepang/Korea/Mandarin
  • Lyric Lagu
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Tips dan Trik
  • Tak Berkategori
  • Biografi
  • Arsenal
  • Kaliki Band
  • Games PC
  • Avril Lavigne
  • PERSIB BANDUNG
  • Peterpan
  • Software Handphone
  • Tutorial Coding
  • Sony Ericsson
rinaldyvirgiawan

My Love Story Part #4 | Dia atau dia ???

5 tahun ago
Aku yang Tak Pernah Beruntung

Aku yang Tak Pernah Beruntung

10 bulan ago
Fase yang Tak Bernama

Fase yang Tak Bernama

10 bulan ago
doa spesial untukmu di malam lailatul qadar

Selamat Tinggal Ramadan: Doa Di Malam Lailatul Qadar

11 bulan ago
Secangkir Kopi dan Harapan yang Diam

Secangkir Kopi dan Harapan yang Diam

11 bulan ago
Sendiri di Antara Keramaian

Sendiri di Antara Keramaian

11 bulan ago
Selasa, Februari 10, 2026
BUKAN SINCHAN
  • Beranda
  • Story
  • Chord Lagu
  • Tips dan Trik
  • Teknologi
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Software Handphone
    • Sony Ericsson
      • C902
      • J108 Cedar
      • J20 Hazel
      • J10 Elm
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Story
  • Chord Lagu
  • Tips dan Trik
  • Teknologi
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Software Handphone
    • Sony Ericsson
      • C902
      • J108 Cedar
      • J20 Hazel
      • J10 Elm
No Result
View All Result
Bukan Sinchan
No Result
View All Result

My Love Story Part #4 | Dia atau dia ???

by Rinaldy Virgiawan S
24 Agustus 2020 - Updated on 9 Desember 2024
in Curhat
A A
0

Beranda » Curhat » My Love Story Part #4 | Dia atau dia ???

0
SHARES
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hallo guys, balik lagi nih sorry udah sebulan lebih belum update lagi nih. Dikarenakan ada masalah perubahan domain untuk bisa masukin adsense hehehe.

Oktober, 2013

Oke lanjut yaaa, jadi setelah gue pastiin buat ikut kegiatan pengukuhan itu, langsung gue kasih tahu Putri, dan dia seneng gitu soalnya ada temen yang ikut juga.

"yeee, akhirnya maneh ngilu oge jadi aya batur urang". kata Putri.
"nya heeuh euy hahaha". timbal saya sambil tertawa tipis.

Semua orang yang masuk di organisasi ini, khususnya yang ikut kegiatan pengukuhan, dikumpulin di lapangan dekat dengan lokasi sekretariat dari organisasi itu buat dibagikan ke kelompok baru. Disini, gue dan Putri nggak satu kelompok lagi. Kecewa sih dikit, hahaha. Tapi yaudah sih, nggak masalah juga, toh gue juga jadi kenal lagi dengan orang-orang baru, dapet temen baru. Satu kelompok, kalau nggak salah, beranggotakan 7-8 orang (cewek + cowok), udah termasuk ketua kelompoknya. Oh iya, disini mentor kelompok gue nanya, ada yang mau jadi ketua kelompok nggak.

Mentor: "siapa nih yang jadi ketuanya? ayo cepetan. "

Mentor: "kamu aja ya siap??". tanya mentor kepada salah satu anggota kelompok.

Anggota Kelompok: "engga engga ah teh, gabisa." jawab anggota yang ditanya mentor barusan.

Mentor: "yaudah atuh kamu aja ya, cocok badan besar." tanya lagi mentor ke anggota yang lain.

Anggota lain: "aduh engga ah teh malu." jawabnya.

Mentor: "aduhhh siapa atuh cepetan mau di data ini."

Siapa Berani ???

Melihat situasi kayak gini, mentor gue kebingungan cari ketua karena dari 3 anggota laki-laki, 2 di antaranya menolak buat jadi ketua. Sisa gue yang belum ditanya sama mentor. Yaudah gue beranikan diri aja buat jadi ketua lagi, bermodalkan pengalaman gue jadi ketua kelompok pas ospek universitas kemarin. Walaupun sebenernya gue baru belajar juga jadi ketua, karena sejak SD sampe SMA, seperti yang gue ceritain sebelumnya, gue nggak pernah berorganisasi, jadi ya + rasa penasaran aja gimana sih jadi ketua itu. Hahaha.

Saya : "yaudah aku aja teh gpp." sambil angkat tangan.

Mentor: "oh oke teteh data ya, nanti siap siap kamu koordinasikan anggota yang lain ya."

Oke, setelah itu gue dapet data anggota kelompok gue, nama sama nomor teleponnya. Kelompok gue beranggotakan 4 cewek dan 3 cowok. Lalu dibuatkan sebuah grup chat kelompok oleh mentor. Gue lupa deh, entah di BBM, WhatsApp, atau Line, yang pasti ada grup chat kelompok. Disitu, gue langsung diberi amanat oleh mentor buat terus berkomunikasi dan saling mengenal dengan anggota yang lain, yaa, dengan cara selalu ngingetin kalau ada kumpul-kumpul anggota dan sebagainya.

Disini juga gue mulai merasa, pantes nggak sih gue jadi ketua? Gue juga sadar, mungkin anggota-anggota yang lain juga mikir kayak gitu. Tapi ya karena situasinya gini, nggak ada yang mau jadi ketua, jadi ya apa boleh buat. Gaskeun aja.

New Friend ????

Nah, disini ada cerita menarik lagi. Di antara 4 orang cewek anggota kelompok gue, ada satu yang menarik perhatian gue. Namanya Novi. Biasa aja sih orangnya, yaaa, cantik mah relatif lah yaaa, nggak usah ngomongin cantik apa nggak, hehe. Baik juga, tapi gue nggak tahu sih, karena gue belum begitu kenal, wkwk. Ya emang sih, gue belum pernah liat langsung, cuma dari foto di grup chat aja. Wkwk. Lah bang, kan lu kemarin kumpul pas penentuan ketua kelompok itu, masa nggak liat dia? Iya sih, pas pertama kumpul itu, ada dia. Tapi gue cuma fokus menikmati kegiatan-kegiatan baru aja di kampus yang jarang-jarang gue lakuin sebelumnya.

Jadi, gue nggak terlalu fokus ke situ. Lah terus, bang, kan lu lagi ngedeketin Putri juga, kan? Jadi, gimana tuh sama Putri? Oke, sama Putri juga biasa aja sih. Kalo dibilang suka waktu first impression sih ya emang suka karena nyambung aja gitu ngobrolnya. Lagian waktu itu dia juga masih punya kekasih kan, jadi ya biasa aja, anggap temen deket aja + temen pertama gue waktu kuliah disini. Gue nggak ngarep-ngarep banget lah, biasa aja. Dari awal kenal Putri sampai sekarang, pun nggak ada tingkah laku atau chat-chat yang menjurus kalau gue itu mau deketin dia. Ya cuma sebatas komentar-komentar di sosmed doang, nggak lebih.

Jatuh Cintaaaa???

Oke, lanjut ke Novi ya. Setelah itu, pihak organisasi ngadain kumpul lagi buat semua anggota baru yang bakal ikut pengukuhan tersebut. Nah, tugas gue disini adalah ngajak anggota kelompok gue semua buat ikut perkumpulan itu, bagaimanapun caranya. Lalu, di grup chat kelompok, gue udah kasih tahu bahwa bakal ada agenda lagi minggu depannya. Harusnya sih semua udah tau informasinya di grup, termasuk Novi. Tapi buat Novi, gue kasih informasi lagi lewat SMS. Hahaha. Mungkin disini awal mula deketnya. Yaudah, karena gue penasaran sama orangnya. Gue SMS dia, walaupun pasti dia udah baca di grup chat.

Aku: "jangan lupa ya kumpul minggu depan di halaman dekat sekre ada kegiatan selanjutnya. #info" tulis sms ku ke novi.

Seolah-olah gue ngirim SMS ke semua anggota kelompok, padahal buat Novi doang, hahaha. SMS pertama itu nggak direspon, alias nggak dibalas sama dia. Gatau kenapa, nggak jelas juga kali yaaak. Wkwk. Lalu, tibalah minggu depan, hari dimana agenda kedua dari pengukuhan diadakan. Agenda kedua kali ini cuma pemaparan dari pihak panitia tentang teknis pada saat hari pengukuhan, kayak barang apa aja yang mesti dibawa, dll.

Oke, kali ini gue liat dia, ya karena dia satu kelompok sama gue kan, jadi pasti liat, hahaha. Salah satu alasan kenapa gue pengen mendekati dia, ya karena pengen punya temen baru lagi aja. Kalau lebih dari temen juga nggak apa-apa, wkwkw. Kayaknya orangnya asik-asik aja sih, enak diajak ngobrol juga (kayaknya).

Pilihan Tepatkah??

Hari-hari itu gue nikmatin banget masa-masa punya banyak temen baru di kampus. Sebenernya, pada saat itu, gue juga lagi deket sama temen deket gue, sebut aja namanya Yuke. Sejak dulu sebenernya udah deket, tapi karena ada beberapa hal yang nggak bisa gue sebutin disini, saat itu kita nggak pernah barengan. Hingga setelah lulus, Yuke melanjutkan kuliah di salah satu universitas negeri favorit di Bandung. Walaupun kita beda kampus, tapi komunikasi masih sering sih. Nggak cuma itu, kami pun udah deket banget. Mulai dari beberapa kali kita pulang bareng dan gue yang jemput ke Bandung, nemenin dia belanja tas ke mall, sampe nemenin dia ke temannya yang lagi nikahan. Dan saling bantuin tugas kuliah. Ya sedekat itu.

Gue merasa biasa aja, nggak ada yang spesial. Ya, gue memang mencintainya, tapi itulah gue dengan segala kecuekannya. Hari-hari berikutnya, kami pun sering menghabiskan waktu berdua. Kadang dia datang ke kampus gue cuma buat ketemu gue. Gue juga gitu, kadang gue yang sering main ke kampus dia, bahkan gue sampai rela ikut seminar-seminar tentang Ekonomi. Oh iya, dia kuliah jurusan Ekonomi. Cuma demi ketemu sama dia.

Bagaiamana Kelanjutannya???…

Hahaha part 4 sampai disini dulu yaaa, biar makin penasaraaaaaan masih panjang ceritanya nihhh. Tunggu part selanjutnya yaaaaa.

Selamat membaca, mohon maaf jika kurang rapih penulisannya karena gue bukan penulis, baru belajar nulis wkwwk.

Terima Kasih Semuaaaa !!!!

Tags: my love story
Previous Post

My Love Story Part #3 | Ikut Tidak Yaaaa???

Next Post

A2Uploader | Tools untuk Flash Sony Ericsson (22-09-2009)

Related Posts

Aku yang Tak Pernah Beruntung
Curhat

Aku yang Tak Pernah Beruntung

by Rinaldy Virgiawan S
10 bulan ago
28
Fase yang Tak Bernama
Curhat

Fase yang Tak Bernama

by Rinaldy Virgiawan S
10 bulan ago
14
Load More
Next Post
a2uploader-flashing sony ericsson

A2Uploader | Tools untuk Flash Sony Ericsson (22-09-2009)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Arsip

Pos-pos Terbaru

  • Aku yang Tak Pernah Beruntung
  • Fase yang Tak Bernama
  • Selamat Tinggal Ramadan: Doa Di Malam Lailatul Qadar
  • Secangkir Kopi dan Harapan yang Diam
  • Sendiri di Antara Keramaian

Kategori

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Terms and Conditions
Bukan Sinchan

Copyright © 2020 Rinaldy Virgiawan S

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Story
  • Chord Lagu
  • Tips dan Trik
  • Teknologi
  • Islam
  • Aplikasi Program
  • Software Handphone
    • Sony Ericsson
      • C902
      • J108 Cedar
      • J20 Hazel
      • J10 Elm

Copyright © 2020 Rinaldy Virgiawan S